Sabtu, 26 April 2014

Efek dari boraks dan formalin

BAHAYA PENGGUNAAN : FORMALIN, BORAKS, RHODAMIN B, METHANYL YELLOW 
PADA MAKANAN

Ciri Bahan Makanan Yang Mengandung :
FORMALIN :
> Tahu permukaannya lebih halus, kenyal dan tahan basi dalam jangka waktu tertentu (lebih dari 
   24 jam)
> Mie permukaannya lebih halus, kenyal, molor seperti karet dan tidak mudah basi (lebih dari 24 jam)
> Ayam potong lebih putih dan tidak dihinggapi lalat
> Ikan segar (bandeng, tongkol, cumi, udang dll) warna putih segar tidak seberapa amis dan 
   tidak dihinggapi lalat
> Ikan yang dikeringkan / diasinkan (ikan pindang, ikan asin warna putih bersih, tidak seberapa amis 
   dan tidak dihinggapi lalat

BORAKS :
> Mie permukaannya lebih halus, kenyal, molor seperti karet dan tidak mudah basi (lebih dari 24 jam)
> Bakso : lebih putih, kenyal.
> Krupuk iris, krupuk lempeng, krupuk puli mentah : lebih kuat tidak mudah patah, permukaannya   
   mengkilat dan berbau khas
> Krupuk Goreng : lebih keras, pecah-pecah.
> Lontong, ketupat dan Lopis : kenyal tahan basi dalam waktu tertentu ( lebih dari 24 jam )
> Menggunakan Pewarna / sumbo bukan untuk makanan ( RHODAMIN B (MERAH) AURAMINE DAN 

METANIL YELLOW (KUNING))
> Krupuk iris, Krupuk Uyel dan Klanting : warna merah menyala meskipun dengan proses 
   pemanasan atau digoreng warnanya tidak PUDAR (Puyeh)
> Sirop dan Es Lilin : warnanya lebih tajam, Warna Merah kalau kena Cahaya, membentuk warna 
   merah kebiru-biruan yang fluorensi.

EFEK SAMPING DAN BAHAYA MENGKONSUMSI
> Makanan Yang Mengandung FORMALIN DAN BORAKS :
> mual, muntah, diare, sakit perut, sakit kepala, pusing, konvulsi dan koma.
> Pencetus Penyakit : Gagal ginjal, Lever, Limpa dan Kanker
> Pewarna Yang Bukan Untuk Makanan (RHODAMIN B WARNA MERAH, AURAMINE DAN 
   METHANYL YELLOW WARNA KUNING ATAU SUMBO :
> Mual, muntah, diare, sakit perut, demam, lemah, hipotensi
> Pencetus Penyakit : Gagal ginjal, Pendarahan dlm paru-paru, Lever dan Kanker